Mengenal Jenis Sarang Semut dan Kegunaannya Kelebihan - Kekurangan

Mengenal Jenis Sarang Semut - Sarangsemutkapsul.com,- Sarang semut adalah salah satu obat herbal yang telah dikenal sejak lama sebagai obat yang sangat efektif untuk menyembuhkan penyakit berat. Tetapi tahukah Anda bahwa sarang semut juga terdiri dari beberapa jenis? Setidaknya, terdapat 2 genus sarang semut yang paling dikenal, yaitu hydnophytum yang memiliki 55 spesies dan myrmecodia yang memiliki 26 spesies.

jenis-jenis sarang semut

Jenis Sarang Semut

Myrmecodia Pendans

Sementara itu diantara genus myrmecodia sendiri, jenis sarang semut myrmecodia pendans merupakan jenis yang paling berkhasiat. Sarang semut ini ditemukan di pedalaman Papua dan Wamena yang merupakan tempat pertama kalinya sarang semut dikenal oleh para peneliti.

Myrmecodia pendans merupakan jenis sarang semut yang tergolong langka. Untuk  memperoleh sarang semut ini pun tidak mudah, Anda harus menempuh perjalanan dengan medan yang sangat sulit untuk dilalui dan bermalam selama beberapa hari untuk mencapai lokasi yang dituju. Eksplorasi sarang semut myrmecodia pendans sendiri telah berlangsung dari 2006 lalu.

Tanaman yang beratnya bisa mencapai 3 atau 4 kg ini terbilang ampuh dalam mengobati berbagai jenis kanker. Mulai dari kanker darah, kanker prostat, kanker hidung, kanker kulit, kanker paru-paru hingga kanker rahim pun  bisa disembuhkan oleh myrmecodia pendans. Sayangnya meski pembudidayaan tanaman ini dapat dilakukan, tetapi khasiatnya bisa dibilang tidak seampuh myrmecodia pendans yang tumbuh di hutan secara alami.

Secara tradisional, penduduk di Papua menggunakan tanaman ini sebagai obat untuk asam urat dan rematik. Sementara itu sejumlah literatur menyebutkan bahwa sarang semut telah menjadi obat alternatif yang tidak menimbulkan efek samping tertentu. Hal ini pun telah didukung oleh sejumlah penelitian.

Myrmecodia Tuberosa

Berdasarkan informasi dari National Center for Biotechnology Information, jenis sarang semut myrmecodia tuberosa diketahui sebagai tanaman yang digunakan oleh orang-orang yang berada di Papua Barat untuk menyembuhkan penyakit kanker.

Selain itu, myrmecodia tuberosa pun juga diketahui sebagai salah satu dari tiga jenis sarang semut yang telah banyak digunakan sebagai pengobatan alternatif untuk berbagai jenis penyakit berat lainnya.

Berbeda dengan sarang semut lain, myrmecodia tuberosa tidak memiliki cabang pohon. Selain itu, tanaman ini juga dihuni oleh jenis semut yang dikenal dengan nama Iridomyrmex cordatus.

Selain tumbuh di Papua, myrmecodia tuberosa juga banyak ditemukan di beberapa daerah lain seperti Kalimantan, Sulawesi Utara, Sumatera Barat dan Ambon.

Hydnophytum Formicarum

Hydnophytum formicarum merupakan sarang semut yang biasanya diolah sebagai obat untuk mengatasi berbagai jenis penyakit seperti penyakit paru-paru, penyakit kulit dan penyakit tulang. Selain itu, jenis sarang semut hydnophytum formicarum juga digunakan sebagai obat sakit kepala, maag, tonik jantung, bahan anti diabetes, pereda sakit persendian dan gangguan pencernaan. Semua manfaat tersebut telah dirasakan oleh para penduduk yang tinggal di beberapa negara seperti Filipina, Vietnam, Thailand dan Malaysia.